Welcome to Family Blog of Olga Wiyar Haksami and Ivo Damar Bawono
Thursday, 23 October 2014
Cara Mudah dan Murah Kirim Dokumen dan Paket ke Seluruh Indonesia
Hanya mau share informasi yang pasti sangat berguna bagi kita yang selama ini kesulitan kalau mau kirim dokumen atau paket karena tidak tahu mau mengirim dimana.
Ternyata saat ini ALFAMART, ALFAMIDI dan ALFAEXPRESS sudah menyediakan layanan pengiriman dokumen dan paket loh. Asik kan?
Jadi sekarang kalau mau kirim lamaran kerja, mau kirim dokumen-dokumen, mau kirim oleh-oleh untuk sudara-saudara dan mau kirim barang-barang dagangan bisnis online kita, cukup tinggal datang ke outlet Alfamart, Alfamidi dan Alfaexpress yang terdekat dari rumah kita. Mudah kan?
Caranya simple kok, tinggal datang ke kasir Alfamart/Alfamidi/Alfaexpress, lalu katakan kita mau kirim dokumen/paket. Nanti kita akan diminta untuk mengisi Form Pengiriman Barang. Setelah selesai, data lalu diinput dan bukti kiriman di cetak, selesai deh. Nanti dokumen / paket kita, langsung dikirim ke alamat rumah penerima loh. Sederhana kan?
Dari sisi harga juga kompetitif kok. Dibandingin dengan jasa pengiriman lainnya yang selama ini ada, harganya lebih murah. Hemat kan?
Ayo tunggu apa lagi...
*Saat ini toko-toko yang bisa menerima paket yang mau kita kirim, baru toko-toko di wilayah Jabodetabek. Untuk kota tujuan tetap ke SELURUH INDONESIA (langsung ke alamat penerima)
Doa Malaikat Tuhan (Doa Angelus) --- Doa Katholik didoakan setiap jam 06:00 , 12:00 , 18:00
DOA MALAIKAT TUHAN
Friday, 25 November 2011
ACLASTA Infus untuk Postmenopausal Osteoporosis
Dan karena perapuhan tulang ini beresiko patah (risk of fracture), dokter menyarankan agar eyang diberikan injeksi obat yang namanya ACLASTA (zoledronic acid). Awalnya sih kita manggut2 saja ketika dokter menyebutkan obat ini, sampai akhirnya dokter menyebutkan harganya.
Kalau beli di rumah sakit harganya Rp. 6,500,000 per 100mL (5 mG). Lalu kalau beli di luaran, harganya berkisar antara Rp. 5,300,000 - 5,500,000 per 100mL (5 mG). Waakkssss??? Mahal banget...
Akhirnya kita putuskan untuk hunting obat saja dahulu (lumayan bisa hemat 1 - 1,2 jt). Dan ternyata memang susah sekali mencari obat ini. Ya ampuunnn... Kita harus keliling-keliling apotik door to door untuk mencari obat ini yang akhirnya kita bisa dapatkan di salah satu apotik di seputaran Tomang.
Obat ini akan berlaku selama satu tahun sebelum eyang harus di-injeksi lagi (moga-moga nanti obatnya masih ada). Obat ini harus dibawa dalam suhu dingin tidak beku (ukuran kulkas bawah), karena rentan rusak kalau tidak dalam suhu dingin. Untung apotiknya punya es yang bisa diminta untuk membalut obatnya.
Waktu tiba di rumah sakit, pemberian obat ini ternyata melalui infus. Jadi eyang diinfus dahulu dengan cairan infus biasa satu kantong, lalu dimasukkan Aclasta, lalu diinfus lagi pakai infus biasa satu kantong. Kata dokter sih untuk membantu mendorong obat-nya ke dalam aliran darah.
Kalo dibayangkan, pasti banyak sekali perempuan yang mengalami Postmenopausal Osteoporosis yang beresiko patah. Kenapa obat ini mahal sekali ya?? Trus susah pula mencarinya.. Bagaimana dengan saudara-saudara yang ada di luar Jakarta?? :(
Kalau ada saudara-saudara yang mencari obat ini mungkin saya masih bisa bantu-bantu. Hanya saja tidak bisa dikirim, harus diambil. Soalnya harus dibawa dalam termos dingin atau dibalut es, dan tentunya tidak bisa lama-lama (atau es-nya keburu cair).
Memang sehat itu mahal...
Bapaknya Olga dan Ivo
Wednesday, 16 November 2011
Nomor nomor telpon yang salah / tidak ada di web-nya
Astra Credit Company (ACC) Jakarta Fatmawati:
(021) 766 9000
(021) 750 9000
(021) 750 7766
Terus kalo nomor telpon POIN CINTA CIMB NIAGA:
(021) 3190 2000
(021) 315 4490 (FAX)
email: cic@poincinta.com
Terus INDOVISION:
(021) 500 900
(021) 5050 9988
(021) 581 9988
0812 106 9988
(021) 582 5440 (FAX)
email: callcentre@indovision.tv
Soalnya banyak yang tidak tertulis di web-nya...
Semoga berguna ya
Bapak'e Olga dan Ivo
Saturday, 5 November 2011
INDOVISION loh.. Bukan yang lain..
Tapi, ooppsss INDOVISION-nya error.. Baru tahu kalo sudah seminggu ini sinyal Indovision hilang di siang hari..
Wah gawat, langsung deh call ke customer care-nya dan sepeti biasa disambut dengan permintaan untuk menunggu sambil mendengarkan musik..
1 menit lewat.. 2 menit lewat..3 menit lewat gak ada yang angkat. Langsung ganti nomor dari 021 500900 ke 021 5050 9988. Masih gak diangkat juga.
Ganti lagi ke nomor 021 581 9988 masih gak diangkat juga. Aduuuhh gimana nih?
Akhirnya kita batal deh nonton Indovision yang selalu kita bayar rutin setiap bulan walaupun ada atau tidak ada sinyal.. :(
Memang di Indonesia masih banyak perusahaan yang masih FOKUS di menjual dan belum fokus di bagaimana mempertahankan layanan.
Salah satunya ya Indovision ini. Ketika saya coba call ke bagian marketing-nya, tidak ada 5 detik langsung diangkat. Tapi begitu ke bagian pengaduan teknis sampai 5 menit tidak diangkat.
Jadi memang menyedihkan. Sepertinya memang menurut saya layanan Indovision jelek. Kualitas layanan teknisnya jelek + kualitas layanan pelanggan-nya juga jelek (menurut saya ya).
Kemarin juga sempat service mobil di HONDA.. Ampun-ampun deh.. Pengaturan pelayanan pelanggan di HONDA Bintaro jelek sekali. Antrian sampai lama.
Beda dengan AUTO2000 yang terlihat memperhatikan hal ini karena menentukan kepuasan pelanggan untuk beli lagi produk TOYOTA.
Overall, banyak bisnis di Indonesia masih salah strategi. Dipikirnya jualan itu hanya sekali beli. Masih belum tahu kalau dampak ketidakpuasan-lah yang membuat banyak perusahaan terjungkal.
TELKOM pernah pasang harga mahal untuk pasang baru, tapi kemudian sadar kalo duitnya bukan dari situ, tp dari penggunaan telpon. Oleh karena itu biaya pasang baru dikurangi secara drastis.
Tapi INDOVISION ternyata belum bisa melihat hal ini.. So buat yang berlangganan dan akan berlangganan Indovision, siap2 bersabar ya..
Bapake Olga & Ivo
Bintaro - 5 Nov 2011
Wednesday, 26 October 2011
Ivo Damar Bawono thought on few of things.. :)
Di posting kali ini saya mau menuangkan beberapa "disturbing thought" beberapa hari terakhir ini..
KESURUPAN:
Masalah kesurupan yang akhir-akhir ini sering terjadi di kantor. Bener2 challenging our faith ketika ada yang kesurupan tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa untuk menolong. Am I sinful? or Is God not here around me? or Is the spirit inside me is smaller than the evil? or bla bla bla yang bikin worry.. Fiuh.. what a disturbing thought.. What I have left is only FAITH.. percaya dengan sungguh2 bahwa Tuhan mengasihi saya dan akan menjagai saya.. Terima kasih Tuhan, Engkau tidak membuat aku tampak seperti seorang ksatria, tapi Engkau menggendong aku di punggung-Mu dan melindungi aku.. Karena Engkau tahu aku lemah dan Engkau menyayangi aku.. :)
KEWIRAUSAHAAN:
Ini bener-bener bikin senewen. Mau wirausaha tapi gak berani kalau pendapatan-nya turun.. errgghhhh gimana nih.. Kayaknya saya putuskan akan melakukan break through.. Saya mau buat track & trace system untuk pelacakan kiriman kurir dan logistik dan akan saya kasih FREE buat semua perusahaan kurir (GRATIS).. Kelihatan aneh sih karena malah ambil keputusan untuk rugi, tapi saya mau membuat value buat diri saya dan memberikan nilai tambah buat masyarakat.. Bahwa saya bisa dan mampu.. Sekarang saya masih hitung2 biaya investasi yang dibutuhkan sih, moga-moga gak mahal-mahal amat..
Ada yang mau mbantuin gak??? :)
BISNIS LOGISTIK:
Waduh ternyata, sudah ada kesepakatan internasional bahwa penggantian barang rusak / hilang akibat kiriman adalah sebesar SDR 8,33 per kilogram berat kotor kiriman (jika melalui moda angkutan udara dan darat) dan sebesar SDR 2 per kilogram berat kotor kiriman utk kiriman via laut / penyeberangan. Sebagai informasi, SDR itu singkatan dari Special Drawing Right. Dimana ini adalah satuan currency international yang telah disepakati dan berubah setiap hari. Kalau dihitung dalam rupiah (IDR), exchange rate per hari ini 25 Oktober 2011, SDR 1.00 = IDR 14,062.50..
Berarti kalau gitu utk kiriman laut, jika barang-nya rusak, maka penggantian-nya adalah IDR 28,125 per kilogram berat barang yang hilang atau rusak.. lalu kalau kirimannya adalah via udara / darat, penggantian-nya adalah IDR 117,141 per kilogram berat barang yang hilang atau rusak..
Gileeeee... mahal amat... Biaya kiriman-nya aja gak sampe segitu... Bisa bangkrut deeehhh...
Mungkin ini bisa jadi ide juga sih untuk menentukan nilai barang kalau customer tidak bisa menentukan sendiri untuk kepentingan asuransi.. Dari situ tinggal tetapin premi asuransi-nya deh.. Jadi customer, penyedia jasa kiriman dan perusahaan asuransi paling tidak punya kesepakatan cara penghitungan..
Kalau gak diasuransi-in??? ya jangan harap diganti IDR 117,141 per kg doonnggg.. :)
SEKOLAH ANAK:
Waaa... Olga said "Daddy, I want to go to Global Jaya School.. I already save some coins to be able to go there (to pay the tuition).." Ya ampun Olgaaaa.. untuk TK aja uang sekolahnya setahun udah 37jt.. Gimana kalau udah SD - SMP - SMA.. Kadang-kadang memang sangat menyakitkan kalau kita tahu dan sadar bahwa yang kita berikan kepada anak kita adalah bukan yang terbaik menurut kita.. It's not our fault to be born poor.. But it's our fault to give our born children a poor living..
OKE.... Itu aja kali ya postingan untuk sekarang.... Moga-moga besok-besok bisa jadi bahan bacaan ringan kalo nginget-nginget..
Bapake Olga & Ivo
Wednesday, 17 March 2010
Periksa Air Tanah di Kawasan Bintaro Sektor IX

Weleh-weleh.. Bermaksud menyediakan air bersih dan back up air PAM kalau mati, eh ternyata kandungan air tanah-nya malah gak bagus..
Bermula dari ibunya Olga yang komplain air PAM-nya jelek karena bikin jerawatan hehehe.. terus ditambah air PAM bintaro yang kadang2 tidak mengalir, membuat keputusan untuk mempunyai sumur cadangan (hanya sebagai cadangan karena kami masih pro-lingkungan) semakin menguat. Akhirnya setelah mengumpulkan uang secukupnya bisa deh membuat sumur bor dangkal. Denger2 sih katanya di daerah bintaro sektor IX airnya masih oke..
Setelah air pompanya ngalir, saya ambil-deh +/- 2 liter dan saya bawa ke laboratorium lingkungan hidup UNILAB di bilangan Ciledug untuk dites kelayakan AIR MINUM-nya. Mau di tes komplit secara fisika, kimiawi dan mikro-organisme. Setelah menunggu hasilnya selama 10 hari, ternyata di dapat informasi bahwa air tanah-nya TIDAK LAYAK MINUM.. waaaa.. sedih deh..
Secara fisika dan mikro-organisme, hasilnya sangat bagus. Tetapi dari sisi kimiawi ada satu yang mengganjal, yaitu Kadar Zat Mangan (Mn)-nya yang mencapai 0.58 mg/L. Sebagai informasi, batas baku air minum maksimum adalah 0.10 mg/L dan batas baku air bersih maksimum adalah 0.50 mg/L. Jadi untuk kategori air bersih saja tidak masuk. Akhirnya dengan berat hati terpaksa membeli Yamaha Water Purifier yang satu tabung OH300SC yang harganya tidak bersahabat (belum maintenance-nya). Karena Mangan ini kalau masuk ke dalam tubuh bisa memberatkan kerja Lever (Hati) dan berakibat pada kerusakan Lever (bahkan bisa kanker).
Wuih.. jadi keinget.. saya yakin dari 100,000 pengguna sumur bor, mungkin hanya kurang dari 1%-nya yang memeriksakan air tanah-nya sebelum digunakan. Jadi bisa saja kandungan2 logam / partikel / bakteri tersebut terminum oleh mereka dari usia bayi sampai orang tua (dengan segala resiko kesehatan yang mengikutinya). Semoga kita bisa lebih menjaga lingkungan dan air tanah kita supaya kita masih tetap mendapatkan sebaik-baiknya manfaat air bagi kita.
Bapaknya Olga - Didi
Thursday, 28 January 2010
Potensi Bisnis Logistik 2010
Walaupun gak ada hubungan-nya sama Olga, tapi gak papa deh iseng-iseng nulis disini.. hehehe..
Gambaran Potensi Bisnis Logistik 2010 di Indonesia adalah sebagai berikut: Hal pertama yang perlu diketahui adalah estimasi PDB Indonesia di 2010 adalah IDR 862.4 triliun (pidato SBY di DPR yang menyatakan defisit anggaran 2010 98 triliun adalah 1.60% dari PDB 2010). Kemudian hal kedua-nya, dari hasil penelitian LPEM UI, di dapat estimasi bahwa biaya logistik di Indonesia adalah 14.08% dari harga jual barang / landed cost. Berarti jika melakukan hitung2an kasar saja, biaya logistik di Indonesia di tahun 2010 adalah sebesar IDR 122 triliun (14.08% dari PDB 2010).
Nah, misalnya saya adalah perusahaan logistik yang memiliki target market-nya adalah industri manufaktur / pengolahan, dari data BPS, potensi landed cost total sektor ini di tahun 2010 diperkirakan sebesar IDR 198 triliun. Dimana jika 14.08%-nya adalah biaya logistik, maka potensi bisnis logistik dari sektor ini saja adalah sebesar IDR 28 triliun di tahun 2010. Wow...
Lalu jika target market saya ditambah dengan sektor industri perdagangan, potensi biaya logistik dari ini diperkirakan akan sebesar IDR 15 triliun. Maka saya sebagai perusahaan / industri logistik yang menargetkan pangsa pasar-nya pada sektor industri manufaktur dan perdagangan, akan memiliki total potensi logistik di 2010 sebesar IDR 43 triliun. Besar kan?
Okelah kalau angka ini semua tidak "business-able"... Jika dari angka ini yang potensial di berikan / di outsource ke pihak industri logistik (tidak dijalankan sendiri oleh industri tersebut) adalah sebesar 70%, maka reasonable total target penghasilan logistik di Indonesia adalah masih berkisar IDR 30 triliun (pertahun). Angka yang lumayan...
Tapi tunggu dulu... Ini kan potensi-nya... terus sudah di garap orang lain (baca: kompetitor) belum?
Hasil survey Frost & Sullivan, perkiraan nilai bisnis logistik yang (sudah) berhasil di raup di tahun 2008 adalah sebesar IDR 17.5 triliun. Jika ada kenaikan sebesar 12% per tahun, maka estimasi di 2010 adalah IDR 22 triliun. Atau bisa diterjemahkan bahwa dari IDR 30 triliun tersebut, baru IDR 22 triliun yang sudah di garap oleh perusahaan-perusahaan logistik. Jadi masih ada sisa kue sebesar IDR 8 triliun yang bisa di rebut. Ini belum termasuk potensi di target market lainnya seperti oil & gas, pertambangan, jasa, konstruksi dan lain-lain.
Oleh karena-nya bukanlah hal yang berlebihan jika PT Pos Indonesia berencana men-spin off unit bisnis logistik-nya SBU Poslogistics agar dapat melaju kencang meraup potensi bisnis yang ada tersebut. Sehingga dengan adanya tambahan aliran investasi yang masuk plus dukungan infrastruktur PT Pos Indonesia yang luas dan tersebar plus konsep kompetensi profesional swasta yang akan dimasukan di dalamnya, diharapkan pencapaian revenue IDR 1 triliun bisa di dapat setelah maksimum 3 tahun operasional.
So, the message is "logistics is still the future business"... Makanya bapaknya Olga masih berkutat di bisnis logistik walaupun hanya sebagai kuli saja... hehehe...
Bapaknya Olga
Monday, 18 January 2010
Iklim Bumi ( Pemanasan - Peredupan - Pendinginan Global )
Wah ternyata iklim bumi kita ini sedang mabuk. Banyak sekali penelitian yang di lakukan yang ternyata merubah ekspektasi kita akan iklim yang akan terjadi. Dimana sebenarnya pada saat bersamaan, kita sekarang sedang mengalami masa pemanasan global, peredupan global dan pendinginan global. Berikut berusaha saya cuplikan inti-nya:
1. Pemanasan Global
Bumi jelas sedang mengalami pemanasan global. Dimana akibat efek rumah kaca akibat dari polusi karbon dioksida (dan efek2 natural alam lainnya), temperatur bumi akan semakin panas. Salah satunya adalah karena atmosfer bumi yang sudah penuh CO2 menahan panas matahari tetap di dalam atmosfer bumi (kayak kita selimutan gitu deh).
2. Peredupan Global
Walaupun sedang terjadi pemanasan global, sebenarnya matahari juga sedang mengalami peredupan. Sehingga peningkatan suhu akibat efek rumah kaca di point 1 sebenarnya terbantu dengan menurunkan intensitas panas radiasi matahari yang sampai ke bumi. Berkurangnya intensitas sinar matahari sih sejauh ini akibat dari debu angkasa yang semakin banyak ada di lintasan sinar matahari dan juga matahari-nya yang lagi pada masa adem ayem. Jadi seperti kalau kita masak Indomie, walaupun panci-nya ditutup tetapi api-nya mengecil.
3. Pendinginan Global
Ini bukan melawan teori pemanasan global ya. Tetapi akibat pemanasan global, justru dunia akan menjadi dingin dan masuk ke dalam masa es lagi. Hal ini diakibatkan karena akibat es2 mencair, salinitas (tingkat keasinan) air laut jadi berkurang (kan es mencair itu jadi air tawar). Akibatnya, rotasi air laut yang mendistribusikan air hangat dari daerah katulistiwa ke daerah utara menjadi terhenti. Dan kemudian bisa ditebak, daerah bagian utara dan selatan bumi akan menjadi lebih dingin dan masuk ke masa pendinginan global (ice age).
Jadi sebenarnya yang bikin es di kutub utara dan kutub selatan mencair itu bukan karena sinar matahari yang memanasi mereka. Tetapi karena udara panas yang berhembus ke sana. Nah udara panas ini terbawa dari daerah katulistiwa mengikuti pola rotasi air laut. Kalau air laut tidak berotasi, dan udara hangat tidak lagi mengalir seperti seharusnya, tidak hanya daerah kutub akan menjadi lebih dingin, tapi dunia akan masuk ke dalam KEKACAUAN IKLIM... Waaaa...
Jadi baik-nya kita pindah ke pesisir pantai utara jawa (biar gak kedinginan kalau terjadi pendinginan global), atau pindah ke daerah pegunungan di selatan jawa (biar gak kepanasan karena pemanasan global) niiihhhhh???
Yaudah Olga tetap tinggal di Bintaro aja deh... Kalau panas tinggal nyalain AC, kalau dingin tinggal selimutan deh... Hehehe...
Bapaknya Olga
Monday, 4 January 2010
Tanaman Sirih Hitam
Akhirnya setelah 1.5 tahun, tanaman sirih hitam yang ditanam di belakang rumah sudah tumbuh sangat lebat. Sekarang jumlah daunnya sudah lebih dari 100 lembar dan merambat lebat di pohon Tabe Buya yang kami tanam sebagai pohon penyangga-nya.Ternyata, sirih hitam ini bukan tipe tanaman yang suka merambat vertikal, setiap kami lilitkan kembali ke batang pohon penyangganya, selalu saja tunas yang muncul berusaha menjulur ke tanah (bergelantungan menuju tanah). Jadi, tanaman sirih hitam lebih suka menjalar secara horisontal di atas tanah dibanding merayap vertikal di batang pohon penyangga-nya. Akibatnya, ketika batang jalaran dan daunnya sudah lebat, tampilan-nya menjadi tidak rapih dan berantakan (menjadi semak). Padahal tanaman sirih hitam yang saya punya cenderung cepat sekali menjalar kemana-mana. Oleh karena itu, saya berkeinginan untuk memotong beberapa daun2nya dan membuangnya.
Tetapi, dengar2 dari orang2, harga daun sirih hitam ini lumayan tinggi, berkisar antara Rp. 20,000 - 35,000 per lembar daun. Wow saya sendiri tidak tahu apa manfaat daun sirih hitam ini sehingga harganya bisa setinggi itu. Jadi daripada terbuang percuma, mungkin yang membutuhkan daun ini bisa menghubungi saya. Moga2 belum saya potong dan buang. Kan lumayan uang hasil penjualan daun2-nya bisa untuk menanam lebih banyak sirih hitam lagi untuk mereka yang mungkin membutuhkan.
Bapaknya Olga - Didi



